Follow Us @silviawt

Sunday, August 12, 2012

Mimpimu Masa Depanmu

Sekuat apa kamu mengejar cita2mu? Apakah kamu bisa mewujudkannya? Kalo ditanya seperti ini, bingung juga ya jawabnya gimana. Ada satu kisah, dan berharap banget kisah ini bisa jadi inspirasi kamu dalam mengejar cita-cita.
Seorang anak sebut aja Argo. Si Argo ini mendapat tugas dari gurunya untuk membuat cerita tentang mimpi-mimpinya. Waktu dirumah si argo mulai membuat tugas dari gurunya. Karena ayahnya seorang pelatih kuda miskin yang keluarganya itu sangat kekurangan si Argo terobsesi dan punya mimpi, bila sudah besar nanti memiliki tempat pelatihan kuda yang memiliki luas sebesar 400 hektar dan rumah sebesar 400 meter persegi. Kemudian ditulisnya impiannya tersebut dan tanpa terasa karangannya tadi menghabiskan 7 helai kertas. Paginya ia pun langsung menumpuk tugasnya tersebut.
Setelah beberapa hari, akhirnya tugas tersebut dibagikan dan diberikan nilai. Tapi si Argo kaget sekali karena karangannya mendapatkan nilai f `Setelah jam pelajaran temui saya di kantor`Tulis sang guru. Saat di kantor Argo dimarahi oleh gurunya karena karangannya tidak masuk akal dan tidak akan tercapai.`Argo kamu itu sudah gila, kamu itu hanya anak seorang pelatih kuda miskin dan tak mungkin kamu akan membangun pelatihan kuda sebesar 400 hektar`kata si guru. `kamu saya beri waktu 1 minggu untuk mengganti karangan tersebut, nilaimu bisa saya ganti bila kamu mengarang karangan yang lebih logis dan masuk akal!`.
Setelah Argo pulang ke rumah bertanya pada ayahnya. `Ayah saya memiliki mimpi, tentang membangun pelatihan kuda seluas 400 hektar. Tapi kata guru saya, mimpi itu tak akan pernah tercapai dan hanyalah omong kosong karena saya  anak seorang yang miskin. Lalu saya disuruh mengganti mimpi saya itu menjadi mimpi yang lain yang sesuai dan masuk akal`. `anakku, mimpimu adalah masa depanmu. Jadi terserah kamu, kamu mau menggantinya atau tidak ` Jawab sang ayah dengan bijaksana dan sabar. `Baiklah ayah terima kasih atas pendapatmu`.
Akhirnya dengan hati yang mantap, Argo ke sekolah dengan tetap membawa karangannya yang bercerita tentang pelatihan kuda dan peternakan kuda seluas 400 hektar. Kemudian dikumpulkan lagi kepada gurunya. Namun ada tambahan tulisan dari Argo, bunyinya `Guruku yang baik, biarkanlah nilai F tetap terpajang menjadi nilaiku, namun inilah impianku. Tidak akan pernah bisa tergantikan dengan impian yang lainnya`.
Setelah berpuluh tahun berlalu, si Argo beranjak dewasa dan akhirnya bisa menggapai mimpinya. Argo memiliki peternakan kuda dan pelatihan kuda sebesar 400 hektar dan rumah sebesar 400 meter persegi. Saat gurunya datang ke tempat pelatihan kudanya dan bertemu dengan Argo, ia berkata ,`kamu hebat nak, maafkan bila dulu saya telah melarangmu bermimpi seperti ini. Saya salut padamu. Saya hanyalah seorang guru yang hanya bisa merenggut mimpi2 anak sepertimu`.
Mimpi merupakan inspirasi untuk bisa maju lebih ke depan. Tuhan sendiri memberikan mimpi kepada kita agar kita memiliki visi yang benar dalam hidup. Punya mimpi dan berusaha untuk meraihnya tidak sama dengan seorang pemimpi. Dengan berdoa, belajar tekun dan bekerja sebaik-baiknya. Percayalah! mimpimu akan terwujud pada saatnya.

No comments:

Post a Comment